Loving You (Part 5/?)


Title : Loving You

Cast : Kim So Eun, Cho Kyuhyun

Other Cast : Park Ji Hye (OC), dll.

Genre : Romance

Author : CloudStarMoon

Length : Chaptered (5/?)

Kim So Eun POV

Bus yang kutumpangi berjalan dengan kecepatan sedang. Mungkin karena ini jam makan siang, banyak kendaraan yang berlalu lalang. Mereka para pegawai pasti sedang sibuk mencari tempat makan yang enak dan bisa membuat perut mereka kenyang. Bekerja dari pagi pasti benar-benar melelahkan. Seharusnya yang kulakukan sama seperti mereka. Bukankah aku pegawai juga? Tapi yang kulakukan malah sebaliknya. Aku harus mengantarkan makanan untuk seseorang di sana. Dia pasti juga telah menungguku dari tadi. Ah.. mungkin tepatnya bukan menungguku, tapi menunggu makan siangnya. Dan jika aku telat sedikit saja, dia akan langsung mengeluarkan kata-kata “indah”nya. Mengingat laki-laki itu membuatku teringat dengan kata-kata ibu semalam.

Flashback

“Siapa laki-laki itu?” Tanya ibu dingin.

Kulihat tatapan matanya yang berbeda. Apa ibu marah karena aku diantar oleh laki-laki? Aku memang belum pernah pulang bersama seorang laki-laki sebelumnya. Rasa khawatir itu mulai muncul dalam benakku. Seharusnya tadi aku tidak membiarkan Kyuhyun mengantarku sampai sini. Tapi bagaimana lagi? Nasi sudah menjadi bubur.

“Kenapa diam saja? Siapa lakil-laki itu?” Tanya ibu lagi. Seperti biasa, halus namun dingin.

“Dia…” aku ragu untuk mengatakan yang sebenarnya. Firasatku mengatakan kalau ibu tidak akan suka dengan pekerjaanku kali ini. Entahlah, tapi firasatku mengatakan demikian. Aku memang sengaja tidak memberitahu ibu mengenai pekerjaan baruku ini dari awal. Itu karena aku ingin memberinya kejutan. Aku ingin memberikan gaji pertama dari hasil bekerjaku di kota ini padanya. tapi melihat kondisi saat ini..

“Jawab ibu So Eun!” kata-kata ibu menyadarkanku dari lamunan.

Baiklah. Sepertinya memang tak ada cara lain selain memberitahu ibu yang sebenarnya. Kutarik nafas dalam dan menghembuskannya.

“Dia.. Dia bosku, Bu. Aku bekerja padanya. Aku bekerja sebagai pelayannya.”

Diam. Ibu hanya diam tanpa memberikan respon apapun. Aku sendiri tak berani menatapnya. Apa yang ibu pikirkan? Kenapa dia hanya diam saja? seharusnya ini bukan sesuatu yang sulit untuk diterima.

“Berhenti dari pekerjaan itu.”

Hah. Aku tau ibu akan mengatakan ini. Tapi kenapa walau aku sudah tau sekalipun, rasanya tetap sakit. Apapun yang kuperbuat, tidak pernah ada yang benar di mata ibu.

“Wae? Kenapa ibu melarangku bekerja?” aku tidak bisa menerima begitu saja. susah payah aku mendapatkan pekerjaan ini demi dirinya, tapi kenapa sekarang justru ibu yang memintaku untuk melepaskannya.

”Ibu tidak pernah melarangmu bekerja. Ibu hanya tidak mau kamu bekerja pada orang sepertinya!”

“Tapi kenapa, Bu? Kenapa? Aku bekerja juga demi ibu. Aku bekerja untuk ibu. Bukankah ibu juga tahu, betapa sulitnya mencari pekerjaan di sini. Aku tidak mungkin melepas pekerjaan ini begitu saja tanpa alasan yang jelas, Bu.. aku hanya tidak ingin membebani ibu.” Rasanya sulit sekali menahan amarahku pada ibu saat ini. Aku sudah terlalu sering diam. Menuruti semua kemauan ibu tanpa bantahan apapun. Tapi kali ini rasanya sulit sekali. Semua rasa yang kutumpuk dalam hatiku seperti ingin meledak. Wajahku basah oleh air mata. Kutatap ibu dengan wajah sedihku. Berharap ibu akan merubah pikirannya.

“Ibu tidak mau orang lain memandang kita sebagai keluarga yang tidak tahu malu. Mendekati laki-laki kaya dengan pura-pura bekerja sebagai pelayannya. Apa kau pikir ibu mau dianggap rendah seperti itu?” bentakan ibu benar-benar mengagetkanku.

“Kalau itu yang Ibu takutkan, aku berjanji tidak akan diantar pulang olehnya lagi.” Aku berusaha menawarkan solusi padanya.

“Ini bukan masalah diantar pulang atau tidak Kim So Eun. Sudahlah. Bukankah kamu bilang bekerja demi ibu? Maka dari itu, keluar dari pekerjaan itu, Kim So Eun. Ibu tidak mau kamu bekerja padanya!”

Aku benar-benar terkejut dengan kata-kata ibu. Tidak bisa. Kenapa ibu begitu keras kepala?

“Tapi, Bu..”

“Ibu tidak ingin mendengar alasan apapun lagi. Kamu pilih, keluar dari pekerjaan itu, atau.. keluar dari rumah ini!”

Setelah mengatakan hal yang menyakitkan itu, ibu berlalu meninggalkanku. Aku sendiri tak mampu berkata-kata lagi. Yang kulakukan hanya menangis. Mengapa terasa begitu sulit..

Flashback end

Aku menghapus air mata yang turun begitu saja. Tidak. Aku tidak boleh menangis lagi. Semalam aku sudah menangis terlalu lama. Mataku saja masih sedikit bengkak sekarang. Kalau aku menangis lagi, bukannya hilang, bengkak dimataku malah semakin terlihat jelas. Aku tidak mau. Tapi air mataku justru tidak mau berhenti keluar. Aish.. menyebalkan. Yaa.. berhentilah keluar air mata!

 

 

Cho Kyuhyun POV

Dasar perempuan jelek! Setiap hari kerjanya selalu telat. Kapan dia bisa tepat waktu sih? Bagaimana jika nanti dia sudah menjadi istriku? Pekerjaanku bisa berantakan semua. Eh, tunggu. Apa yang baru saja kukatakan? Aish.. sepertinya otakku benar-benar sudah dirusak olehnya. Bagaimana mungkin aku akan menjadikanya istriku? Aku tak bisa bayangkan seperti apa rumah tangga kami nanti. Setiap harinya kami akan selalu bertengkar, hingga salah satu di antara kami akan menghentikan pertengkaran karena sudah lelah berdebat.  Tentunya banyak hal yang bisa menjadi alasan kami untuk berdebat, bahkan hal kecil pun bisa membuat kami terlibat pertengkaran yang tidak ada ujungnya. Bagaimana mungkin sebuah rumah tangga akan berjalan baik seperti itu? Tapi lucunya, justru itulah yang paling aku sukai. Terlibat perdebatan dan pertengkaran dengannya seperti sudah menjadi candu untukku. Melihat ekspresi wajahnya yang berubah-ubah menjadi hiburan tersendiri. Aku menyukai wajahnya saat marah, kesal, bahagia, cemberut, bingung. Aku suka semua ekspresi wajahnya.

Lamunanku terhenti ketika seseorang di luar sana mengetuk pintu. Itu pasti dia. Dan seperti biasa, mengetahui akan berhadapan dengannya selalu membuat jantungku bekerja lebih cepat. Aish.. sial!

“Masuk.” Kataku. Aku sudah siap untuk berdebat dengannya kali ini.

Kulihat dia membuka pintu dan langsung berjalan menuju meja tamu, menaruh makanan yang ia bawa untukku. Ck, gadis ini. Baru datang saja sudah membuatku kesal.

“Yaa.. kau benar-benar tidak tahu sopan santun. Setidaknya kau minta maaf padaku karena sudah terlambat, tapi kau malah—“ aku terdiam ketika dia menghadapkan wajahnya ke arahku. Apa yang ingin kukatakan terhenti begitu saja melihat kedua mata indahnya yang bengkak dan wajahnya yang sembab. apa yang membuat gadis ini menangis sampai meninggalkan bekas yang terlihat jelas di wajahnya? Refleks, aku segera bangkit dan berjalan menuju tempatnya berdiri. Kutangkupkan kedua tanganku di kedua pipinya yang tembam. Bermaksud melihat wajahnya lebih jelas. Benar, dia baru saja menangis. Meski bekasnya sudah tidak begitu jelas, tapi aku masih bisa melihatnya. Seketika itu, perasaan menyesal karena telah membentaknya tadi menguasai hatiku.

“Maaf.. tadi aku tidak bermaksud membentakmu, hanya saja.. maksudku, aku.. aku..” sungguh, aku benar-benar bingung harus berkata apa. Ini pertama kalinya aku melihatnya seperti ini. Aku tidak tahu harus berbuat apa. Hingga yang kulakukan hanya menatap kedua matanya. Lama. Kedua tanganku juga masih di tempat semula. Mata kami saling memandang lama. Melihat jauh ke dalam matanya. Melihat kerapuhan yang terpancar dari dalam mata indah itu. Membuatku ingin membawanya ke dalam pelukanku. Kurasa, aku mengerti sekarang betapa rapuhnya hidup gadis ini seperti yang Ji Hye katakan.

Seperti tersadar akan sesuatu, dengan cepat dia melepaskan tanganku di wajahnya. Dia terlihat seperti salah tingkah.

“A-aku akan ambilkan minum dulu.” Katanya lalu keluar dengan terburu-buru dari ruanganku.

Huft, apa yang baru saja kulakukan? Bodoh. Kenapa kau bertindak seperti itu, Cho Kyuhyun?! Jantungku benar-benar lari marathon sekarang.

***

Makan dalam kondisi canggung seperti ini sungguh menyebalkan. Tidak ada yang berniat memulai percakapan di antara kami. Biasanya saat makan, aku akan mengomelinya karena datang terlambat. Tapi kali ini suasananya berbeda.

Aku hendak mengatakan sesuatu ketika dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku.

“Kau dulu saja.” Kataku akhirnya.

Kulihat sekilas dia terlihat ragu dengan apa yang ingin dikatakannya.

“Begini, Cho Kyuhyun-ssi. Aku..”

Dia seperti orang kebingungan. Aku menunggu kata-katanya sampai menganggurkan makan siang yang baru seperempat kumakan.

“Ada apa? Katakan saja.”

“Emm.. begini. Aku aku.. Emm.. Apakah aku boleh keluar dari pekerjaan ini?”

Apa yang baru saja dia katakan?

“Apa maksudmu? Kau tidak suka dengan pekerjaan ini?” setelah diam cukup lama, akhirnya aku mengajukan pertanyaan itu. Entah kenapa mendengarnya ingin berhenti dari pekerjaannya membuatku emosi.

“Bukan begitu, hanya—“

“Atau kau ingin berhenti karena tidak menyukaiku?”

“Eh?”

“Aa.. aku salah. Sejak awal kamu memang tidak menyukaiku. Kamu membenciku. Apa itu alasannya?”

“Bukan begitu.” So Eun membantah perkataanku. Tapi dia sepertinya tidak berniat untuk mengatakan alasan sebenarnya. Aku menunggu kata-kata yang akan keluar dari mulutnya. Tapi sekian detik aku menunggu, dia tak kunjung menyuarakan apa yang ada di pikirannya yang aneh itu.

“Baiklah kalau begitu. Aku tidak mengizinkanmu untuk keluar dari pekerjaan ini.”

Aku tidak mungkin membiarkannya keluar dari pekerjaan ini. Tidak mungkin. Ada bagian dari diriku yang tidak merelakannya pergi.  rasa emosiku keluar begitu saja saat dia mengatakan keinginannya untuk berhenti. Jangan tanyakan kenapa aku bisa merasa seperti ini, karena aku pun tidak tahu.

“Tapi kenapa? Bukankah kau tinggal cari yang lain saja untuk menggantikanku?” tanyanya.

kenapa? Aku juga tidak tahu. Yang jelas hanya dia yang aku mau. Aku tidak butuh orang lain untuk mengisi pekerjaannya. Bukankah dari awal niatku hanya untuk menolongnya? Bukan benar-benar membutuhkan pelayan pribadi. Dan sekarang setelah aku sudah merasa senang dengan pekerjaannya, dia mau berhenti semaunya? Tidak akan kubiarkan.

“Aku malas mencari pelayan lagi. Kau pikir semudah itu mencari pelayan pribadi?” kilahku. Walaupun sebenarnya alasanku terdengar konyol.

“Tapi—“

“Sudahlah, aku tidak ingin mendengar bantahan lagi.” Aku langsung memotong ucapannya sebelum dia mencari-cari alasan yang lain lagi.

Aish.. gara-gara ucapannya tadi, selera makanku sudah hilang sama sekali. Kulemparkan mangkuk dan sumpit yang sejak tadi kupegang ke atas meja dengan sedikit kasar. Membuatnya terkejut dengan tindakanku tadi. Itu karena rasa kesalku masih belum hilang sepenuhnya. Kemudian aku berdiri dari dudukku. Meliriknya sekilas yang masih menunduk sambil memainkan jari-jarinya. Dia mungkin berpikir bahwa aku sedang marah padanya saat ini. Biar saja dia berpikir seperti itu untuk saat ini. Dengan begitu dia tidak akan membantahku lagi.

“Jika sudah tidak ada lagi yang kau lakukan, kau boleh pulang sekarang. Aku sedang tidak membutuhkanmu saat ini.” Kataku padanya. Lalu berjalan keluar dari ruangan ini. Aku butuh  udara segar untuk menyegarkan pikiranku.

***

“Kyuhyun-ah..  Kyuhyun-ah.. Yaa, Cho Kyuhyun!”

Panggilan Ji Hye membuatku terkejut. Seketika saja aku tersadar.

“Maaf.” Jawabku singkat. Kuarahkan tanganku untuk menggapai coffee latte yang belum tersentuh sama sekali di atas mejaku. Menyesapnya pelan untuk menikmati rasanya. Tapi rasanya sudah tak seenak ketika masih hangat. Mungkin karena terlalu lama melamun sampai tak sadar minumanku sudah mendingin.

“Sejak tadi aku menjelaskan panjang lebar tapi kau malah tak mendengarkanku. Dan sekarang kau seenaknya saja bilang maaf. Kau ini kenapa sih?” aku tahu Ji Hye pasti akan bertanya seperti ini. Dia paling tak suka diabaikan, sekalipun itu oleh atasannya sendiri. Tapi mau bagaimana lagi? Pikiranku memang sedang tak fokus sekarang.

“Tidak. Hanya saja, ada sesuatu yang sedang mengganggu pikiranku. Maaf karena tadi aku tidak memperhatikan penjelasanmu.” kataku akhirnya. Berusaha meredakan kekesalannya padaku.

Perbincanganku dengan So Eun tadi siang memang terus mengganggu pikiranku. Bagaimana kalau dia mengajukan permohonan untuk berhenti lagi? Aku tidak tahu  dengan alasan apa lagi aku harus menolak keinginannya.

“Kim So Eun. Diakah yang sedang mengganggu pikiranmu?” Ji Hye menebak dengan tepat. Dari mana dia bisa tahu?

“Bagaimana kau bisa tahu?” tanyaku keheranan.

Ji Hye memperlihatkan senyum mencibirnya mendengar aku melontarkan pertanyaanku. Apa itu terlihat konyol di matanya?

“Aku tidak bodoh Cho Kyuhyun. Sejak pertama kali kulihat kau memandangnya, aku sudah tahu apa yang kau pikirkan tentang dia. mungkin, kebiasaanmu yang senang membuatnya kesal bisa menutupi perasaanmu yang sebenarnya kepada So Eun. Tapi kau tidak bisa menyembunyikan itu dariku. Kau memiliki perasaan lebih padanya. Bukankah begitu, Kyuhyun-ssi?” Ji Hye terlihat seperti sedang mengikuti kuis wants to be millionere dimana dia menunjukkan rasa bangganya karena sudah bisa menemukan jawaban yang tepat atas pertanyaan yang dilontarkan padanya. Wajahnya terlihat benar-benar puas dengan pemikirannya itu. lihat saja senyum bangga yang dia perlihatkan saat ini.

“Bagaimana kau bisa seyakin itu?” aku sendiri saja tak yakin dengan apa yang dikatakannya. Benarkah perasaanku padanya adalah jenis perasaan yang seperti itu?

“Matamu ketika memandangnya yang mengatakan itu semua, Kyuhyun. Mulutmu bisa saja selalu mengeluarkan kata-kata pedas untuknya. Tapi matamu tak bisa bohong ketika kau memandangnya dengan cara yang berbeda. Yang tidak pernah kulihat saat kau memandang wanita lain manapun.” Ji Hye menjawab pertanyaanku dengan sangat lugas dan jelas. Bahkan ketika hatiku masih meragukan apa yang baru saja Ji Hye katakan? Aku kembali tercenung dengan pemikiran dan kemungkinan-kemungkinan lain mengenai perasaanku saat ini. Benarkah itu? Benarkah aku telah jatuh cinta pada So Eun?

***

Kim So Eun POV

Huft. Dia benar-benar bos yang menyebalkan! Aku kan hanya bertanya. Kenapa dia bisa jadi semarah itu? Dasar laki-laki jelek, sombong, tidak berperasaan! Kalau saja dia bukan bosku, dari dulu sudah kutendang-tendang dia dengan kakiku ini. Walau dia memohon sekalipun, aku tidak akan berhenti. Rasa kesalku sudah sampai di ubun-ubun setiap kali dia membentakku layaknya seorang bos besar yang amat sangat berkuasa, walau kenyataannya memang begitu. Aku benar-benar muak dengan tingkah lakunya yang sangat menyebalkan itu. Tapi bahkan dalam kondisi menyebalkan  begitu, dia tetap tidak kehilangan pesonanya sedikitpun. Kenyataan itu membuatku terhempas kembali ke jurang paling dalam. Kenapa hatiku begitu lemah? Bahkan hanya dengan melihat wajahnya, bisa membuatku lupa dengan kata-kata ibu semalam. Mudah sekali terbuai oleh pesona palsunya itu. Dan setiap kali pemikiranku membawaku ke sana, seketika itu pula kesadaran menyeruak mendesakku untuk kembali ke dunia nyata bahwa aku tak mungkin dan mustahil untuk.. aish, hilangkan itu dari pikiranmu So Eun. Yang harus kau pikirkan saat ini adalah bagaimana kau harus menghadapi ibumu nanti. Bagaimana kau akan menjelaskan semuanya padanya. Dan yang terpenting adalah, bisakah dia menerima kenyataan bahwa anaknya yang sama sekali tak penting untuknya ini masih tetap mempertahankan pekerjaannya? Entahlah. Semua ini membuatku lelah untuk berpikir. Badanku terasa lemas. Aku ingat kalau belum makan dari pagi. Perutku sudah mulai protes sekarang. Kutundukkan kepalaku sambil terus melangkahkan kaki dengan gontai menuju halte bus terdekat. Tanpa melihat apa yang ada di depan, aku terus berjalan dengan lemas hingga tak sengaja tubuhku berbenturan dengan sesuatu di depanku. Tubuh manusia juga kurasa. Dan seorang laki-laki, karena kurasakan lenganku sempat berbenturan dengan dadanya yang bidang.

Tanpa melihat wajahnya, aku membungkukkan badanku meminta maaf padanya. Dia pun melakukan hal yang sama dengan yang kulakukan, sampai akhirnya dia memanggil namaku dengan keterkejutan yang tergambar dalam suaranya itu. Segera saja kudongakkan kepalaku untuk melihat siapa laki-laki yang baru saja menuturkan namaku, dan aku terkejut dengan siapa  baru saja aku bertabrakan.

“O. Sungmin-ssi??”

–TBC–

mian chingu kalo aku lamaaaaaa banget lanjutin ini ff. ideku sempet tersendat waktu mau lanjutin ffku ini. bingung sama pilihan kata yang harus aku pake. bingung mau ngurutin jalan cerita yang idenya sebenernya udah ada di otakku tapi ya begitulah, enggak gampang bikin cerita. sorry kalo menurut kalian ini terlalu pendek atau bagaimana. aku sudah berusaha untuk tetap jaga pikiranku supaya gaya storyku enggak berubah karena terlalu lama libur dari dunia per-ff-an wkwkwkwk.😄 mungkin next time, aku bakal berusaha kasi part yang lebih panjang lagi. dan insya allah aku juga akan berusaha untuk update secepatnya kelanjutan ffku. mumpung lg enggak ada kegiatan wkwkwk😀 o iya sampe lupa. sesuai janjiku di part sebelumnya, aku kasi satu tokoh baru tuh. kemunculannya emang baru segitu aja sih, ya itung2 introlah gitu wkwkwkwk *kayak lagu aja deh*. nanti kemungkinan juga bakal ada tokoh2 yang lain. so tetep ikutin terus ya ff acak2an author yang satu ini yaaaaa😀

22 pemikiran pada “Loving You (Part 5/?)

  1. Hidup sso serba sulit ya
    tp sptnya ibu sso perhatian sm sso cm caranya yg berbeda
    kyu tidak bisa ya baik sedikit dengan sso ntar klu sso pergi baru menyesal
    cepetan dilanjut ya penasaran sama hub sso n sungmin

  2. Hmmmmm…kasian banget ya Sso hidupnya😦

    Yaaa Kyuppa kok jahat bangef se ama sso pdhal suka tp gengsi ya kyuppa tapi seneng ama karaktere kyuppa🙂

    dTunggu part selanjutnya🙂

  3. kasian sso eonni…
    Next part panjangin lgi dong chingu yaah…

    Oh iy, sering2 buat ff yg main cast’y kyusso yaah…

  4. Huwwaaaa !! Jd KyuSso tnpa sadar sdh saling “fallinlove” ?? Ommo!! ><
    Ahh ,, suka deh liat adegan KyuSso tatap"an dgn wajah ckup deket . Hha~
    Uhh ,, eomma'x Sso knpa sih ? Jgn" ada sswtu yg salah sama Kyu ? Atau eomma'x .. Udh ah , gak mau menerka-nerka jln crta . Itu urusan author . Kkk~
    Eh ,, ada Sungminie ?? Aigoo ,, sypa dy ? Koqq knal sama Sso ?!
    Makin seru , makin menarik , & makin penasaran ..
    Ditunggu kelanjutan'x ne thor .. Keep spirit & hwaiting ^^

  5. kenapa sih hidup so eun tuh miris banget dan so eun itu kasihan banget ya
    Kyuhyun nih orang so eun masih tanya malah dia marah-marah gimana terus dengan perasaan so eun kalau kayak gitu
    Terus hubungan so eun sama sungmin itu apa???
    Di tunggu next partnya

  6. Huaaaaa akhirnya….
    Aissss kyu ga rela banget kehilangan pegawai kesayangannya

    tapi kenapa eomma nya Sso marah banget gitu yach…?
    wah ada sungmin oppa!!! siapa nya tuh… ? asiiiik kayanya seru tuh kalau kyu dibikin cembokur gitu. HA HA jadi gemez sendiri bayangin gimana uraing uringanya kyu Oops jadi kebabasan. Viiis keasikan comment nich

    pokok nya selalu di tunggu…. see you

  7. waaa akirnya ff ini kluar jg
    ciyeee kyu udh mau mulai sdar klo dia suka dgn soeun
    sungmin itu siapa ya? kok knal kyknya soeun dgn dia?
    pnsran, jdi mkin seru ff nya
    tpi pndek nih part ini, smoga next partnya cpet dan lbih pnjg lgi kke
    dtnggu

  8. Weeehhhhh…
    Akhirnya FF ini dilanjut juga..

    Ditunggu kelajutannya…
    Asap please….

    Wow ??
    Sungmin ?? Sungmin Oppa ??
    Ayo.. Siapanya Soeun tuh???
    Sahabat lama kah??

  9. woahh ternyata kyupil udah mulai cinta sama Sso eonni, Sso juga kaya nya juga udah mulai ada rasa tapi ga mau terlalu ngarep. . .

    Ck ibu nya Sso jahat banget siìh, mau nya apa coba syukur2 anak nya mau ikut bantu. Malah diomelin mulu -_-

    kaya nya perjalanan cinta KyuSso bakalan berat deh #sotoy😀 ditunggu next part nya thorr

  10. Kyaaa akhir.y publish juga… Aku udah nunggu bgt ni ff .,😀

    Omo ,, ibu.y sso nyuruh dia brhenti dri pkerjaan.y ..?? Sso jgn brhnti,nanti kyu bkal galau… Tpi untung.y kyu gk ngijinin… Yes yes … Hohoh ,, tpi kzhn jga nanti sso kalau d.tanya ma ibunya…..
    Cho kyuhyun mzh gk mw ngaku tuh kalau dia udah cinta ma soeun,, mzh gngsi aja bang… Hadehh -_- nanti d.ambil sungmin loh… Oh mengenai sungmin,, knapa bisa knal ma sso yah??pnasaran,.. Kyak.y sungmin akan mnjadi orang ketiga d.antara KyuSso yah ?? Biar ajja supaya seru…😀
    Next part.y sangatt d.tunggu … Dan part slanjut.y d.panjangin yah… Hohoh ,.. Tetap smangat,moga dapat inspirasi yg bnyak … ;D

  11. Akhirnya publish juga eon,si kyu kebiasaan deh suka suka tp nyebelin,hahhaaha
    tapi justru malah bikin ff ini hidup karna karakternya yang menyebalkan,lanjutannya di tunggu eon🙂

  12. Eng ing eng orang brunya adalah sungmin …selamat buat author ckcck *abaikan*😀

    Saeeeeng, akhirnya setelah eon dah jamuran nunggunya nonggol jg ni lanjutan loving youu :*
    Yeah kyu takut kehilangan soeun …me too hhhhe
    Suka bgt pas kyu bilang ‘ gimna klo entr dh jdi istriku ‘ cieee cieee bang evil ,aku mendukung mu bang …nyook segera katakan cinta ma soeun + langsung bungkus bw pulang hihiiii yeahh

    Ji hye , tebakanmu tepat akurat smoga kyu lebih yakin nanti ma persaannya thdp sso …nyoook tangkep soeun nya bang kyu hihiiii

    Saeng, nextpartnya panjangin lgi yaaak, kurang panjang saeng hhhhe hbs eon dh cintrong ma ni ff :*

    Nextpartna soooooooon ya saeng,please …eon cinta ma smua karya2mu saeng muachhhh :* cium 100x yuhuuuu

    Keep writing & smangat 45 yoo saeng :*

  13. Yaa kyu kyu kyu….padahal ada rasa ju,,tapi bawahannya marah marah meluluma sso….tapi kasihan sso,,,mamanya udah ngelarang sso kerja dgn coh kyuhyun…
    Eh ada sungmin tu….penasarannnn dgnnn next partnya chingu….

  14. akhirnya dilanjut juga ffnya🙂
    tambah seru ceritanya, ditunggu part selanjutnya 😉

  15. Aih eomma Sso dingin amat ya
    aku stuju dgn tmn Sso yg blng bahwa kyu ada rasa sma Sso “cinta” (y)
    sungmin ??? Siapa ya
    next ditunggu thor

  16. Makin seruuu…
    Biar ppendek..
    It’s oke laah.. Yg penting di lanjut ffnya.

    Sebenernya Kyu udah suka sama Sso walaupun dia ga sadar.
    Ga tau kemana si otak jeniusnya,
    jatuh cinta kok kagak tau..

    Eommanya Sso kenapa sih. Kok sama anaknya sendiri kok kayak dingin gitu,
    kayak ada sesuatu saja..

    Next partnya..
    Cepet ya chingu. #maksa.
    Fighting!

  17. Stlah skian lma mnggu akhr,a dpost jg,,,dh kngen bnget ma ff loving you,,,pnsran ma skap kyusso yg sllu brtngkar,,,
    hwaaaaa lega,,Ish kyu qok gk peka sech ma prsaan,a sndri,,,,mesti dsadarin dlu y,,,,
    ksian bnget sech hdup sso,,,
    tpi oemma,a qok skap,a aneh y ma sso,,,
    bnrkah sso ank,a,,,
    ayo bang kyu jujur ma sso,,,
    eit da sungmin ne,,,
    hhehehee kyu bkal da saingan ne,,,
    brtndaklah sblum trlmbat,,,
    part slnjt,a psti bkal ktwa2 ne liat skap kyu yg cmburu n mrah2 gk jlas

  18. ye ketemu kyusso lg d sni,mf ya bru komen d part5 hbs bru baca hehe.alur ceritany kereen bnget thor,q suka.
    Kcian soeun,bingun hrus mnentukan plihanny..emg eomma soeun g suka ya ma soeun..n kyu jgn biarkan soeun berenti kerja ya ya..next

  19. Ksian ya Sso eonni, kenapa ibunya sso eonni begitu sama Sso eonni?
    Ya ya ya! Kyu oppa kayanya emang udah jatuh cinta sama sso eonni🙂
    Ohya kalo untuk kata2nya aku lebi suka ‘Kau’ daripada kamu hehehe….
    di tunggu ya next partnya😉

  20. Ksian ya Sso eonni, kenapa ibunya sso eonni begitu sama Sso eonni?
    Ya ya ya! Kyu oppa kayanya emang udah jatuh cinta sama sso eonni🙂
    Eoh sungmin oppa itu siapanya sso eonni? Penasaran!!!
    Ohya kalo untuk kata2nya aku lebi suka ‘Kau’ daripada kamu hehehe….
    di tunggu ya next partnya😉

  21. ttp sru kok chingu,, ada cast baru nie,, kra2 pha hbngn sso sm sungmin oppa y. d tnggu next part ny y.

  22. bingung mau komentar apa.hanya dua kata keren bangeeeeeeeeeeet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s